Andaikan ilmu hanya didapat dengan berangan-angan, maka tidak akan ada orang yang bodoh di muka bumi ini.(Imam al-Ghazali)

Sabtu, 23 Agustus 2008

DERAMA KEHIDUPAN MANUSIA

Ketika bapak manusia (Adam) diciptakan sejak itulah problema kehidupan manusia bermula, bermula dari alasan yang cukup mendasar yaitu ketika Allah memerintahkan seluruh penduduk syurga untuk brsujud pada makhluk yang bernama Adam AS tersebut dalam sujud penghormatan sebagai bukti tunduk pada perintah-Nya, maka sejak itulah awal dari permusuhan antara Malaikat Azazil atau yang sekarang di kenal dengan nama Iblis laknatullah dengan makhluk Allah yang tercipta dengan sebaik-baiknya bentuk tersebut.Dikarenakan iblis merasa lebih pantas dihormat dan dimulyakan dari pada Adam yang tercipta dari tanah liat yang menurut iblis hina dan lebih rendah drajadnya dari pada eksistensinya yang tercipta dari bara panas api. sehingga iblis enggan bersujud kepada Adam. Sejak itulah Allah melaknat malaikat Azazil tersebut menjadi sebutan Iblis yang terkutuk sampai keturunannya dan memberi tangguh atas kehidupannya sampai akhir kehidupan dunia ini, Iblis resmi menyatakan dan memproklamirkan sebagai musuh yang nyata bagi Adam dan keturunannya dan sejak itu juga dendam kesumat selalu membara dalam diri iblis untuk menjerumuskan Adam dan keturunannya.
Setiap waktu Iblis selalu berusaha untuk menjerumuskan musuh nyatanya tersebut dengan berbagai macam cara, mulai dari cara halus (hipnotis) sampai cara yang kasar sekalipun. Adam dipindahkan ke alam dunia merupakan salah satu dari tipu daya iblis yang telah mempengaruhinya, sehingga adam yang dulunya bahagia hidup di syurga sekarang harus meneguk kehidupan didunia yang serba harus berusaha dan berjuang banting tulang untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
Hidup di dunia ini hanya bersifat sementara karena Allah telah menetapkan umur dunia yang sangat pendek yang pada akhir kehidupan ini akan mengalami kehancuran dan kerusakan yang tiada lain diakibatkan oleh perbuatan manusia yang mayoritas terpengaruh pada tipu muslihat iblis
iblis tidak ada yang mati dan manusia banyak yang mati, secara logika memang benar bahwa kehidupan ini akan berahir dengan kerusakan karena selain dari skenario Allah yang menetapkan aturan main kehidupan dunia ini juga semakin banyak iblis yang akan mempengaruhi manusia untuk masuk kedalam tipu muslihatnya.
Manusia yang hidup di akhir zaman semakin tertantang untuk membentengi diri dari tipu muslihat iblis, dan menurut hemat penulis akan mendapatkan nilai plus dari Allah jika manusia tersebut benar-benar mampu membentengi dirinya dari tipu dayanya. Semoga kita selalu bisa……dan taklupa berdo’a untuk selalu memohon petunjuk-Nya, kerena selama manusia dalam lindungan-Nya merk iblis manapun tidak akan mampu mempengaruhinya. Amien……….

“Allah akan selalu memberi perlindungan bagi hambanya yang meminta perlindungan-Nya” yakinkan itu…….ok

Kamis, 21 Agustus 2008

PEMIMPIN MASA KINI

Semua elit partai politik beradu acting dalam mencalonkan calegnya, hanya demi mendapatkan suara tuhan dalam memuluskan rencananya. Kendatipun harus mengorbankan masyarakat banyak sebagai tumbal dari kebijakan-kebijakan politis yang diambilnya. Jebakan-jebakan mulus terencana dengan rapi dan tersembunyi sehingga sedikit masyarakat yang sadar bahwa dirinya terperangkap kejurang yang mengantarkanya pada penderitaan.
Anehnya terlibatnya artis-artis ternama dalam negeri juga ikut meramaikan perjalanan politik di negeri ini. Kampanye pun malah tebar-tebar pesona bukan kecerdasan dan kepintaran yang di utamakan. Jaminan bahwa mereka akan mampu memikul amanah yang di amanahkan kepadanya terlebih dalam kebijakan-kebijakan politiknya yang memihak pada kepentingan rakyat bisa dikatan tidak ada. Semua orientasi politiknya mayoritas bersifat sementara dan hanya untuk kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Mau dibawa kemana negeri ini ketika para pemimpinnya hanya pintar bersolek dan pamer diri. Jati diri seseorang sangat di tentukan oleh penampilan fisiknya. Saya bingung harus mengadu pada siapa karena negeri ini benar-benar krisis, terlebih kerisis moral para pemimpin negeri. Semoga jeritan rakyat segera terdengar oleh naluri pemimpin negeri ini. Amien….

SA'ATNYA INTROSPEKSI DIRI

100 tahun hari kebangkitan nasional, 80 tahun hari sumpah pemuda. Segala usaha para pejuang bangsa telah terapresiasi oleh seluruh kalangan, mulai dari kaum proletar yang notabene-nya sebagai objek mainan asyik para penguasa, terlebih kaum borjuis yang mayoritas selalu apatis pada derai air mata derita bangsa.
Inilah Indonesia negeri yang subur penuh SDA tinggi, SDM-nya pun juga tak ketinggalan minus tinggi. Korupsi mulai pejabat tinggi sampai tingkat RT membudaya hingga mengakar dihati.
Seminar dan kegiatan sosial bergema di seluruh penjuru negeri, yang ujung-ujungnya pun mayoritas sebatas hura-hura dan srimonial yang tidak mengandung esensi. Minim sekali seminar dan kegiatan sosial yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan kesadaran tinggi, bahkan bisa dikatakan tidak ada karena riel negeri ini semakin bobrok akibat ulah orang yang tak bertanggung jawab akan pentingnya negeri yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Gafhuur.
Sampai kapan indonesia akan tetap seperti ini ….? Jika para ahli hanya pintar berkomentar dan memperkaya diri, mungkinkah penderitaan bangsa akan segara usai…? Jawabannya bila para penguasa mau berbenah diri dan mau berintrospeksi.

PENDIDIKAN DI NEGERI INI

Pendidikan bermutu masih belum sepenuhnya menyentuh lapisan masyarakat di negeri ini, di lihat antara sekolah swasta, sekolah negeri, terlebih lagi yang ngetrend sa’at ini istilah sekolah bertaraf internasional masih belum ditemukan titik persamaannya, mulai fasilitas sekolah, guru dan penunjang lainnya.
Tidak heran bila penduduk miskin di negeri ini selamanya akan tetap miskin karena selain asupan gizi yang didapatkannya tidak sesuai dengan standart nilai gizi rata-rata di tambah marginalisasinya dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu. Sekolah yang menjamin terhadap masa depan generasi bangsa tidak sepenuhnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, terlebih masyarakat miskin yang selalu menjadi penonton setia kaum bangsawan dalam menyekolahkan putra-putrinya kelembaga yang berkualitas dan bermutu.
Pemerintah memang mengalokasikan 20% APBD maupun APBN untuk pendidikan, tapi itu semua masih belum mampu menjawab kesetaraan dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu antara masyarakat miskin dan masyarakat yang kaya. Contoh kecilnya ketika salah satu lembaga pendidikan di Surabaya yang pradikatnya bertaraf Internasional mematokkan harga 5 juta sebagai uang muka dan 600 ribu sebagai uang SPP tiap bulannya membuat ngilernya masyarakat miskin untuk ikut andil didalamnya. Memang secara realitas lulusan sekolah yang ternaginalkan dan sekolah yang dikatakan maju sangat jauh berbeda. Sehinggan jika pemerintah masih belum mampu mensejajarkan antara lembaga pendidikan yang di anaktirikan dan lembaga pendidikan yang di anak emaskan maka jangan mengharap kemiskinan di negeri ini akan segara terhapus.
Perlu sekali langkah-langkah revelusioner dari seluruh lapisan masyarakat untuk mendobrak kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kemaslahatan rakyat, terlebih pada kebijakan-kebijakannya yang berkaitan erat dengan pendidikan. Kerena pendidikan adalah salah satu kunci utama menuju kesejahtaraan hidup bahagia dan bermartabat.
Jika apa yang aku tulis menjadikanmu bahagia, maka berterimakasihlah kepada Tuhan yang telah menciptakanku. Tapi, jika sebaliknya, mohon maafkan aku. Tulisan ini hadir, semata hanya untuk berbagi kebermanfaatan kepada sesama mahluk ciptaan.

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP