Andaikan ilmu hanya didapat dengan berangan-angan, maka tidak akan ada orang yang bodoh di muka bumi ini.(Imam al-Ghazali)

Jumat, 20 Juni 2014

Melihat Fenomena Lokalisasi Dolly

Lokalisasi Dolly dalam belakangan terakhir menjadi perbincangan sekala nasional bahkan internasional. Hal tersebut karena sejak tahun 2010, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah melakukan upaya cerdas untuk menutup lokalisasi yang sudah berumur 40 tahun ini. Tepat pada Rabu, 18 Juni 2014, Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dan Menteri Sosial, Salim Segaf Al’Jufrie, melakukan penutupan secara simbolis di gedung Islamic Center Surabaya. Pemkot Surabaya pada tahun ini, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 16 miliyar untuk mengalihfungsikan pusat prostitusi tersebut menjadi sentra industri rumahan, sentra pedagang kaki lima, perpustakaan, dan ruang computer. Pemerintah provinsi (Pemprov) memberikan bantuan Rp 1,5 miliyar untuk sekitar 113 mucikari. Dan Kementerian Sosial memberikan bantuan modal senilai Rp. 7,3 miliyar bagi sekitar 1.400 Pekerja Seks Komersial (PSK).
Jika apa yang aku tulis menjadikanmu bahagia, maka berterimakasihlah kepada Tuhan yang telah menciptakanku. Tapi, jika sebaliknya, mohon maafkan aku. Tulisan ini hadir, semata hanya untuk berbagi kebermanfaatan kepada sesama mahluk ciptaan.

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP