Andaikan ilmu hanya didapat dengan berangan-angan, maka tidak akan ada orang yang bodoh di muka bumi ini.(Imam al-Ghazali)

Jumat, 23 Januari 2015

Mathur dan Setengahhatinya Negara dalam Memberantas Korupsi

Mathur Husairi (47), aktifis antikorupsi Center Islam for Demcration (CIDe) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa (20/1) dini hari ditembak orang tak dikenal tepat di depan rumahnya. Jl. Teuke Umar III/54 Kelurahan Kemayoran Bangkalan.

Mathur malang melintang sebagai aktifis yang peduli atas rakyat sudah sejak ia sebagai mahasiswa di Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya saat kampus tersebut masih berstatus Institut Agama Islam Negeri (IAIN)—1992. Menurut pengakuan paman Mathur—Syakur, saat penulis menemuinya di Rumah Sakit dr. Soetomo (21/1), Mathur termasuk korban ke-5 dari sekian penganiayaan atas para aktifis yang menyuarakan tentang korupsi di Bangkalan.

Kamis, 22 Januari 2015

Tuntaskan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang (Refleksi Atas Polemik yang Terus Bergulir)


Pada tahun 2013 saya telah mendengar dugaan penyelahgunaan bantuan di lembaga pendidikan Sya’airun Najah. Baik yang beredar di masyarakat maupun dari dua orang guru yang sedang menempuh study di Surabaya atas nama lembaga tersebut. Dua orang guru tersebut adalah Musahwi—guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan H. Suda’e—guru Madrasah Tsanawiyah (MTS). Secara tak langsung melalui telfon saya juga bertanya kepada Junaidi, Wawan Handoko, dan H. Idris terkait hal yang beredar di masyarakat dan yang diutarakan dua guru tersebut. Junaidi dan Wawan adalah teman seangkatan saya yang ngabdi di lembaga tersebut sebagai guru MI, sedangkan H. Idris adalah guru Bahasa Arab sewaktu saya sebagai siswa MTS, sampai sekarang.

Jika apa yang aku tulis menjadikanmu bahagia, maka berterimakasihlah kepada Tuhan yang telah menciptakanku. Tapi, jika sebaliknya, mohon maafkan aku. Tulisan ini hadir, semata hanya untuk berbagi kebermanfaatan kepada sesama mahluk ciptaan.

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP