Andaikan ilmu hanya didapat dengan berangan-angan, maka tidak akan ada orang yang bodoh di muka bumi ini.(Imam al-Ghazali)

Kamis, 25 Agustus 2016

JALAN TENGAH OSCAAR KITA

Sekelumit Perjalanan Saya Dalam Panitia Oscaar
Sebagai orang yang memiliki ketersambungan emosional dengan segenap aktivis pergerakan di lingkup UIN Sunan Ampel, oleh sebagian kader, utamanya kader yang paling muda, saya kerap dicurhati problematika oscaar yang membelit. Oscaar di sini: Orientasi Cinta Akademik dan Almamater.

Tulisan ini bersifat kasuistik dan tentatif, hanya untuk kalangan internal di kampus UIN Sunan Ampel.

Saya mengenali Oscaar sejak masuk IAIN Sunan Ampel pada tahun 2008 silam. Perkenalan ini mengantarkan saya untuk mengetahui lebih jauh dan dalam atas “pernak-pernik” Oscaar itu sendiri. Saat saya mulai mengetahui “pernak-pernik” Oscaar, dalam diri ini terus berkecamuk, berfikir keras, bagaimana saya mampu memposisikan diri kemudian melakukan pembenahan struktural maupun kultural atas dinamika Oscaar yang menurut saya ketika itu, harus dibenahi. Kata dan tindakan yang tidak efesien dan nyampah, harus diganti oleh program agenda yang sifatnya mendidik, mempengantari dalam pengasahan skil mahasiswa baru, dan menumbuhkembangkan kecintaan mereka kepada almamater IAIN Sunan Ampel.
Jika apa yang aku tulis menjadikanmu bahagia, maka berterimakasihlah kepada Tuhan yang telah menciptakanku. Tapi, jika sebaliknya, mohon maafkan aku. Tulisan ini hadir, semata hanya untuk berbagi kebermanfaatan kepada sesama mahluk ciptaan.

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP