Andaikan ilmu hanya didapat dengan berangan-angan, maka tidak akan ada orang yang bodoh di muka bumi ini.(Imam al-Ghazali)

Jumat, 16 September 2016

Save Sumenep Dari Pengusaha 'Hitam'

 Bedah editorial Majalah Fajar, Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep dengan tajuk: "Investor Borong Tanah Sumenep; Penduduk Diancam, Ditakuti, dan Ditipu", oleh Daulat Tanah Sumenep Rabu kemaren (14/9) di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' (PCNU) Sumenep berjalan lancar.
Audien Bedah Editorial Majalah Fajar

Hanya fokus pada persoalan tanah dalam diskusi kemaren. Walaupun Fajar, juga memiliki fokus laporan lain yang diturunkan.

Di Sumenep, tanah yang bernilai bisnis, sudah marak penguasaannya oleh corporate sejak tahun 2014. Saat ini, penguasaan tanah itu sudah berada di 14 desa dari 9 kecamatan yang ada. Di Kecamatan Gapura, meliputi; Desa Anduléng 14 hektar (Ha), Banjar Timur 1,1 Ha, Gapura Tengah 1 petak tanah, dan Karang Buddih 4 Ha. (hal. 6).
Jika apa yang aku tulis menjadikanmu bahagia, maka berterimakasihlah kepada Tuhan yang telah menciptakanku. Tapi, jika sebaliknya, mohon maafkan aku. Tulisan ini hadir, semata hanya untuk berbagi kebermanfaatan kepada sesama mahluk ciptaan.

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP